1001 Pengunjung Padati Gempita Bianglala Khatulistiwa

JAKARTA. Museum Bank Mandiri yang berada di kawasan Kota Tua Jakarta Sabtu (23/1) lalu lebih ramai dari biasanya. Hal itu tidak lain karena diselenggarakannya event bertajuk “Gempita Bianglala Khatulistiswa”, sebuah acara betemakan pengenalan budaya Indonesia, layanan sosial, pendidikan dan kesehatan. Tidak tanggung-tanggung, acara yang digelar oleh 118 penerima Beasiswa Pendidikan Indonesia (BPI) Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) angkatan 53 ini, bahkan  tercatat dihadiri oleh 1001 pengunjung dalam satu hari penyelenggarannya.

DSC_0723

Event Gempita Bianglala Khatulistiwa (GBK) sendiri, digelar untuk mendongkrak antusiasme dan kepekaan semua lapisan masyarakat terhadap rasa cinta dan dedikasi untuk Indonesia. GBK sekaligus dihelat  sebagai acara penutupan dari rangkaian kegiatan Persiapan Keberangkatan (PK) penerima beasiswa LPDP angkatan 53, sebelum menempuh studi lanjut ke jenjang S2 maupun S3 baik di dalam negeri maupun luar negeri.

Antusiasme pengunjung pada GBK terlihat di semua rangkaian acara yang yang ada di
event ini. Untuk yang ingin lebih mengenal budaya Indonesia atau tertarik dengan seni budaya contohnya, sangat menikmati pertunjukkan Karnaval Nusantara, Opera Bianglala – Pejuang Mimpi dan pameran Jajanan Nusantara. Para pengunjung juga terlihat asyik saat menyaksikan Karnaval Nusantara sampai  flashmob sambil menikmati aneka camilan nusantara yang didatangkan langsung dari berbagai daerah di Indonesia.

DSC_0461

Pengunjung pun juga memadati Talkshow & Deklarasi “Gerakan Membangun Negeri” yang menghadirkan narasumber inspiratif yaitu Ari Fadhyl, Head of Digital Transformation and Innovation at AXA Indonesia serta Hagorly M. Hutasuhut, Founder of PT. Integrasi Sinergi Teknologi (INSITEK). Melalui talkshow ini sendiri GBK ingin menginspirasi dan memotivasi  anak negeri agar juga bisa berkarya di masa depan untuk Indonesia yang lebih baik.

Kegiatan lain yang tak kalah menarik di Gempita Bianglala Khatulistiwa adalah layanan kesehatan bertajuk Ganesha Peduli. Ganesha Peduli sendiri terdiri dari Donor Darah Gratis (bekerja sama dengan PMI Purwakarta), pemeriksaan kesehatan (bekerjasama dengan Prodia) dan Pelatihan Life Support dan First Aid Training (bekerjasama dengan “Bulan Sabit Merah Indonesia”). Bahkan sebanyak 110 pengunjung tercatat berpartisipasi dalam Ganesha Peduli Kesehatan ini.

IMG_0483

Gempita Bianglala Khatulistiwa juga banyak menarik pengunjung dari kalangan mahasiswa dan masyarakat yang tertarik untuk melanjutkan studi ke luar negeri. Hal ini  tentu saja karena adanya simulasi tes IELTS dan Free Placement Test oleh TBI serta  booth konsultasi One on One Session bersama awardee PK-53 LPDP. Di booth One on One Session tersebut, tercatat sebanyak 100 pengunjung berkonsultasi dan bertanya langsung kepada awardee LPDP PK-53, tentang berbagai hal berkaitan dengan studi ke jenjang magister/doktoral ke luar negeri atau seputar informasi Beasiswa Pendidikan Indonesia LPDP.

DSC_0499

Rangkaian acara dalam Gempita Biangalala Khatulistiwa secara keseluruhan disambut positif oleh pengunjung. “Acara ini dikunjungi oleh lebih dari 1000 peserta, dan antusiame peserta tinggi sekali. Hal itu bisa terlihat dari banyaknya orang yang mendonorkan darah dan mengikuti penyuluhan kesehatan. Banyak juga mahasiswa dan orang tua yang datang dan melakukan konsultasi dengan para awardee PK-53 LPDP di booth One on One Session tentang studi lanjut ke luar negeri dan informasi seputar LPDP,” ujar Adiguna Bahari, Ketua Angkatan PK-53 LPDP.

Sesuai dengan tagline yang diusung yaitu “Bersatu Membangun Negeri” Adiguna Bahari juga mengatakan acara ini adalah bentuk dedikasi para penerima beasiswa PK-53 LPDP untuk Indonesia. Dia berharap acara ini juga bisa membuat masyarakat lebih melek tentang wawasan ke-Indonesia-an dan ikut terinspirasi untuk bersama-sama Bersatu Membangun Negeri ini.

IMG_0606

“Rasa cinta dan dedikasi yang kuat pada Indonesia akhirnya diharapkan dapat menjadi penghubung masyarakat untuk mencapai visi Indonesia menjadi sebuah kesatuan yang kokoh. Kami juga sadar telah dititipkan sebuah misi untuk menjadi pemimpin bangsa di masa yang akan menghadapi berbagai tantangan. Oleh karena itu fondasi rasa cinta dan dedikasi pada tanah air harus dikuatkan dari sekarang salah satunya melalui acara ini” pungkas Adiguna Bahari.


Penulis: Riza Roidila Mufti

Share this:
Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail