Dita Darwin dan E-Business

Kepo sama jurusan E-Business? Atau pengen tahu kuliah di Newcastle itu kayak apa? Atau jangan-jangan penasaran seganteng apa sih dosen di luar negeri? Ada nih satu anggota PK-53 yang lagi kuliah di jurusan dan kampus yang lagi dikepoin, namanya Dita Ayu Astari Darwin. Plus, foto-foto pak Dosen ganteng.

Dita and her classmates

Dita yang pakai jilbab dan duduk di tengah, ditemani pak Dosen ganteng di sebelah kirinya

Status saya saat ini: not single and not available. Eh maksudnya happily resign, setelah kurang lebih jungkir balik selama 4 tahun di sebuah advertising agency di Jakarta. Sejak sebelum lulus S1 jurusan Sastra Inggris di Unpad (I know, jurusan S1 dan S2 memang kurang nyambung), saya memang ingin kuliah S2 tapi nggak mau asal pilih jurusan jadi diputuskan untuk ambil waktu yang cukup buat mencari apa sih yang saya mau.

Sekarang saya tercatat sebagai mahasiswa semester pertama di Newcastle University. Penasaran dengan jurusan dan mata kuliah yang saya ambil? Jadi semester ini ada 4 mata kuliah: E-Business (10 credits), Strategic Management and Information System (20 credits), Research Method 1 (10 Credits) dan Principle of Marketing (Taught and Seminar) (20 Credits).

E-Business

Di kelas ini saya belajar tentang business model di bidang digital dan juga perubahannya seiring dengan bertambah canggihnya teknologi, bagaimana perusahaan-perusahaan yang mulai mengadaptasi business model digital menyesuaikan diri dengan cepatnya perubahan dan juga selera pasar. Kesannya sophisticated ya!

Mata kuliah ini seru banget. Ga cuma itu, professor yang ngajar juga ganteng, single pula. Cara catch up dengan mata kuliahnya sebenernya gampang karena sumber bacaannya ga hanya dari textbook tapi juga dari berita yang bergulir setiap hari. Bisa dari Harvard Business Review, UK Business Insider atau bahkan dari halaman si perusahaannya sendiri katika mereka launching product baru.

Misalnya nih ketika Apple launching Macbook Pro atau Microsoft saat soft-launch Surface Studio dan 360-nya yang keren + 3D Printing via Surface Phone, besoknya di kelas kita bahas tentang masa depan technology innovator leader yang mungkin akan direbut Microsoft dari Apple. Ini bahasnya seru banget sampe lupa makan siang.

Hari ini di kelas terakhir untuk semester ini, kita ngebahas tentang game industry dan profesornya sengaja bawa Xbox ke kelas!

E-Business Class

Oya dengan professor yang sama, saya juga sedang mengerjakan project consultancy untuk Dept of Science Univ of York yang sedang buat website untuk menyediakan bahan belajar untuk siswa SD, SMP, SMA. Jadi bahan belajarnya double, ga hanya di kelas.

Strategic Management and Information System

Mata kuliah yang ini paling susah di antara semua mata kuliah semester ini. Di sini saya belajar tentang sistem yang dipakai perusahaan mulai dari Supply Chain software, Internet System, ERP, CRM, dan juga Project Management Knowledge. Mahasiswa diajari untuk tahu bagaimana mengelola project dengan system yang sudah dirancang oleh perusahaan dan berapa besar pengaruhnya terhadap produktivitas perusahaan.

Saya selalu merasa jadi anak Informatics Engineering tiap kelas ini, hahahaha. Untuk catch up, kita di sini punya rekaman (recap class) yang bisa didengar dan diakses lewat akun Blackboard kita.

Blackboard ini adalah aplikasi yang diberikan kampus untuk mengatur jadwal kuliah, tempat dosen mengumumkan sesuatu tentang kelasnya dan juga meng-upload bahan kuliah. Jadi sebelum kuliah pun kita bisa belajar dulu. Jadi ga ada excuse dosen ga ngasih kita enough resource dan juga kesempatan yang cukup untuk belajar.

Learning Materials



Research Method

Di kelas ini kita diajarkan untuk menulis academic piece yang baik dan benar serta diajarin menggunakan beberapa aplikasi seperti SPSS, NVIVO, dan juga EndNote (aplikasi untuk mengutip dari teori sumber). Sama seperti jurusan-jurusan lainnya, kelas ini diperuntukkan untuk penulisan disertasi. Dan tugas akhir semester ini adalah: “First Initial Dissertation Proposal” yang deadline-nya seminggu lagi >.<

Principle of Marketing

Ini dia nih, mata kuliah favorit saya semester ini! Walaupun kelasnya cuma hanya 1 jam (2 kali taught class, 1 kali kelas seminar) dan harus jalan jauh ke main campus karena NU Business School letaknya bukan di main area, tapi dosen yang mengajar ini ngerti banget gimana memanfaatkan satu jam di kelas secara efektif. Setiap keluar kelas tuh rasanya bahagia, berasa banyaak banget materi yang didapet. Kalau yang namanya kelas seminar itu semacam kelas consultancy project. Tahun ini disponsori oleh Greggs, restoran makanan cepat saji asli dari Newcastle. Setiap mahasiswa diminta untuk membentu kelompok dan mengusulkan marketing strategy. Yang strateginya paling oke, akan diundang Greggs untuk presentasi melawan universitas tetangga di Tyne and Wear (Northumbria University dan juga The University of Sunderland) dan yang menang akan dapet hadiah dari Greggs. Seru!

Discussing with cohort

Kalau tadi bicara soal mata kuliah semester ini, sekarang saya mau cerita soal mata kuliah semester berikutnya. Jujur saat memilih jurusan dan universitas, saya tertarik pada Newcastle University karena modulnya pure tentang Electronic Business dan Marketing. Modul yang paling saya tunggu itu kelas E-Marketing dan juga E-Commerce StartUp karena setelah lulus nanti rencananya akan fokus untuk ngembangin startup di bidang digital dan pariwisata untuk Indonesia.

Program yang saya ambil ini hanya satu tahun jadi semua berasa cepet banget. Secepat siang berganti malam saat winter. Hal yang cukup berat saat ini adalah waktu yang terasa pendek, jam 4 kurang sudah Maghrib jadinya jam 6 kadang sudah ngantuk sementara matahari baru terbit jam setengah sembilan pagi.

Sampai sekarang saya metabolisme tubuh masih beradaptasi. Saya sengaja mengakali dengan cara belajar di perpustakaan dan bukan di kamar. Kalau di perpus biasanya bisa termotivasi karena banyak teman begadang jadi ga pengen tidur, hahaha.

Cerita menarik yang berkesan salah satunya adalah: selalu dikira anak Malaysia dan beberapa mengira saya undergraduate student karena saya banyak ngomong di kelas, hahaha. Pemerintah Malaysia punya semacam LPDP di negaranya yang ngasih beasiswa untuk belajar di UK dan beberapa negara persemakmuran Inggris lainnya seperti Kanada untuk jenjang undergraduate. Usut punya usut dari senior yang sudah lulus, ternyata di sini anak Malaysianya terkenal pinter-pinter. ya Alhamdulillah dikira pinter padahal biasa banget >.<.

Kuliah di luar tantangannya luar biasa sebenernya, tapi asal dibawa bahagia dan ga banyak baper insya Allah akan baik-baik saja. Jangan lupa untuk make friends karena itu akan bantu banget ketika down, ada temen yang senasib sepenanggungan dan ngerti sama keadaan kita. Newcastle ini dibilang kota kecil yang nyaman dan murah, jadi kalo biasa di Jakarta yang bising, insya Allah akan merasa tenang. Dan yang paling, sebelum mutusin buat ambil jurusan tertentu, jangan lupa untuk cek modulnya supaya jangan sampe nanti sudah kuliah baru berasa “salah jurusan”.

Share this:
Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail