Hari Kedua PK: Yuk Mari Warnai Kementerian Keuangan dan Pertamina!

Hari 2

  1. Apel pagi
  2. Opening PK di Kemenkeu
  3. Sesi 1 – Pak Lukman dan Bu Ratna
  4. Sesi 2 – Pak Abdul Kahar
  5. Institutional Visit to Pertamina – Pak Dwi Soetjipto
  6. By You For You: Orasi Pemuda

Hari ini merupakan hari yang dinanti-nanti karena Opening PK akan dilaksanakan hari ini di kantor LPDP Kementerian Keuangan. Pukul 5 pagi seluruh anggota Ganesha Bianglala berangkat menuju kantor LPDP di Lapangan Banteng dengan dress code batik. Berhubung waktu yang tersedia sangat mendesak, sarapan pun terpaksa dihabiskan di dalam bus.

d34bab3f-1f27-471d-aea7-1376dfb50bf7

Setelah menghabiskan waktu kurang lebih satu jam perjalanan, tim kami segera bersiap sesuai peranan masing-masing. Ada Kartika Budianti & Joseph Hendrik sebagai MC, Angga Virdian sebagai Gala sang maskot, Ida Bagus Mandhara Brasika sebagai Jauk. Selain itu ada juga Evelynd, Vedarini Saraswati, Ukhfi Tursina, Widya Febrina, Nofri Rahmadika dan Anisa Fardan Nabila sebagai penari Pasambahan.

Acara dibuka pukul 7.30 diawali dengan penyambutan Bpk. Eko Prasetyo dan Bpk. Abdul Kahar oleh Jauk dengan tari Jauk Manis. Tarian yang berasal dari Bali ini seringkali dipertunjukkan di acara-acara resmi untuk menghormati para hadirin. Sang Jauk, dengan gerakan yang atraktif, menyambut dan mengantar Direksi beserta pak Kamil ke tempat duduk sebelum kemudian undur diri.

Suguhan menarik kedua dipersembahkan oleh tim tari Pasambahan. Tari tradisional Minangkabau ini umumnya ditampilkan dalam acara penyambutan tamu sebagai ucapan selamat datang dan ungkapan rasa hormat kepada tamu yang baru saja sampai.

Selepas tari Pasambahan, acara demi acara dilangsungkan dengan lancar sampai tibalah pada saat pengguntingan pita sebagai simbol belenggu yang selama ini mengikat para pejuang pendidikan dalam menggapai cita-citanya. Dengan putusnya belenggu tersebut, resmi dibukalah Persiapan Keberangkatan PK-53 LPDP.

Apakah acaranya berhenti sampai di situ saja? Tentu tidak, karena sesi internal dari Pak Lukmanul Hakim dan Ibu Ratna Prabandarie mengenai Mekanisme Pencairan Beasiswa LPDP disambung dengan What, Why and How to LPDP & Visi Kepemimpinan LPDP dari pak Abdul Kahar. Ketiga isi materi ini sangat penting untuk disimak karena berkaitan dengan hajat hidup penerima beasiswa LPDP selama masa studi.

Usai menyimak materi yang diberikan oleh orang-orang hebat LPDP, kami pun beranjak menuju lokasi penting berikut: Kantor Pusat Pertamina. Tak tanggung-tanggung, Direktur Utama Pertamina, Dwi Soetjipto, berkenan menyambut dan berbagi cerita masa lalu lengkap dengan leadership-nya kepada kami.

DSC_0060

“Kalau perubahan belum menimbulkan keributan, berarti perubahan belum benar-benar terjadi karena changes maker never be popular”.

Quote yang berani dan bukan hanya berakhir di ucapan saja karena memang sudah benar-benar diterapkan oleh mantan Direktur Utama PT. Semen Indonesia ini. Beliau juga menekankan untuk ikut serta dalam organisasi karena pengalaman itu sangat penting dalam membantu peningkatan kompetensi. Selain itu juga jangan takut untuk melakukan perubahan dari yang terkecil.

DSC_0014

Seusai sesi dari pak Dwi, seluruh peserta dibawa kembali ke Wisma Hijau untuk acara selanjutnya, yaitu By You For You: Orasi Pemuda. Sesuai namanya, By You For You ini adalah sesi khusus di mana pengisi acara dan penggembiranya adalah peserta PK sendiri.  Di masa Pra PK kami sudah diberi tugas untuk menampilkan beberapa kebolehan seperti Orasi Pemuda, Musikalisasi Puisi, Bedah Buku, Stand Up Comedy, Kunokini, Lipsync Combat sampai dengan Mencari Bakat Dangdutan.

Malam ini merupakan malam pertama sesi By You For You di mana tiap kelompok mengutus satu wakil terbaiknya untuk berorasi. Seluruh peserta terlihat tampil dengan maksimal, terlihat dari berapi-apinya orator dan sambutan meriah dari penonton dan panitia.

Mendekati pukul 10 malam, seluruh peserta sudah menyelesaikan orasinya dan acarapun resmi ditutup. Namun hari masih panjang, terutama bagi panitia dan pengisi acara closing. Selain itu masih ada tugas Daily Report yang harus segera diselesaikan. Jadi walaupun acara sudah resmi ditutup, aula tempat PK dilangsungkan masih ramai diisi seruan, teriakan, nyanyian bahkan tari-tarian. Kebayang kan gimana serunya?

Lebih seru lagi kalau kamu tetap mengikuti cerita Ganesha Bianglala hari berikutnya. Yuk!


Penulis: Putri Utaminingtyas

Share this:
Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail