Sungai Citatih, Saksi Bisu Outbound Asik, Seru, dan Enerjik Ganesha Bianglala

Setelah mengikuti beberapa rangkaian acara 3 hari sebelumnya, datanglah kegiatan yang paling ditunggu-tunggu oleh semua sobat Ganesha Bianglala, yaitu Outbound dan Rafting. Kegiatan ini dilaksanakan di daerah sungai Citatih Sukabumi. Salah satu tujuan utama dari kegiatan ini adalah membentuk kekompakan dan kesolidan (Bounding) antar sesama peserta satu angkatan. Pada pukul 01.00 pagi kita harus sudah siap naik bus dari Wisma Hijau. Ada dua bus yang mengantarkan kita menuju lokasi. Karena padatnya kegiatan pada hari sebelumnya, kita semua akhirnya tidur selama perjalanan di bus. Sekitar pukul 04.00 pagi kita pun tiba di lokasi Outbound. Sebagian dari kita yang muslim langsung berjalan menuju masjid yang lokasinya sangat dekat dengan tempat bus diparkir untuk sholat shubuh. Selesai sholat shubuh, kita semua mengambil nasi box untuk sarapan pagi bersama. Makan nasi dan snack sambil berbincang bersama dalam sejuknya udara pegunungan sungguh nikmat sekali rasanya.

851308517_61301

Outbound dan Games

Kegiatan langsung dilanjutkan dengan pemanasan yang dipandu oleh tim PK LPDP kita yang kece. Pemanasan ini dipimpin oleh kak Heri, lead team Ice breaking yang selalu menghibur kita dengan permainan super kreatif di 3 hari sebelumnya. Setelah pemanasan, kita semua membentuk lingkaran besar dan mulai dengan permainan pertama. Ada berbagai macam permainan yang kita lakukan di hari ini baik secara kelompok maupun seangkatan. Beberapa permainan yang kita lakukan benar-benar membuat kita semakin mengenal antara satu dengan yang lainnya. Tidak jarang kebanyolan teman-teman ketika kelompoknya kalah maupun menang membuat kita tertawa terpingkal. Selain itu melalui permainan itu kita juga belajar tentang nilai-nilai LPDP yang harus tertanam pada setiap awardee, yaitu; Integritas, Profesionalisme, Sinergi, Pelayanan, dan Kesempurnaan.

851308924_62385

Rafting Time!!

Permainan outbound telah selesai, saatnya kita Rafting! Ternyata beberapa mobil angkot sudah berada di lokasi dan siap mengantarkan kita menuju sungai untuk Rafting. Sebelum masuk ke mobil, kita semua dibagi menjadi kelompok-kelompok kecil sesuai dengan jumlah orang dalam satu Boat. Untuk menjaga keseimbangan, setiap Boat karet hanya bisa dinaiki maksimal 6 orang. Satu hal yang terpenting selama Rafting adalah kita harus memastikan bahwa tidak ada barang bawaan penting yang kita bawa. Kita juga disarankan untuk tidak memakai sepatu karena dikhawatirkan akan memberatkan saat basah. Kita hendaknya memakai sandal jepit atau sandal gunung. Aturan ini pun sebenarnya juga sudah dijelaskan oleh PIC PK kita Pak Kamil di hari sebelumnya sehingga kita seharusnya sudah mempersiapkannya. Kita juga harus membawa pakaian ganti karena pakaian yang kita pakai pasti akan basah selama Rafting. Semua pakaian ganti dan barang penting lainnya seperti HP atau kamera kita titipkan kepada panitia untuk dibawa di hilir sungai atau tempat pemberhentian akhir Rafting.

IMG_9620

Setelah semuanya siap, kitapun langsung masuk ke dalam mobil angkot dan berangkat menuju lokasi start Rafting di hulu sungai Citatih. Seusai menempuh perjalanan sekitar 45 menit, akhirnya sampai juga di lokasi start. Ternyata semua perlengkapan sudah disiapkan oleh tim Rafting. Tim Rafting bernama Niagara inilah yang menyediakan Boat dan semua perlengkapan yang dibutuhkan. Selain itu mereka juga memiliki Crew yang ikut serta mendampingi kita selama perjalanan di sungai. Mereka juga membantu kita memakai swim vest lengkap dengan helmnya.

12507300_10206949577835996_641415793930064432_n

Saatnya terjun ke sungai!

Dengan penuh semangat kitapun naik boat dengan dayung yang sudah siap untuk diayunkan. Masing-masing tim didampingi oleh satu orang pemandu yang berada di posisi belakang boat. Tugas mereka adalah menunjukkan arah, mengarahkan, dan menginstruksikan gerakan dayung setiap anggota tim. Mereka juga memberitahu semua anggota ketika akan melewati arus deras dan area sungai yang curam. Ada beberapa area sungai curam yang perlu diwaspadai oleh semua peserta Rafting. Untuk lebih mengenalinya, area itu diberi nama tertentu seperti Roller Coaster salah satunya. Arus sungai yang sangat deras justru membuat kita semakin semangat untuk mendayung sambil berteriak keras. Arus sungai yang deras dan area sungai yang curam ini ternyata telah membuat boat dua tim terbalik dan anggotanya jatuh ke sungai.

Untuk menghemat energi, sesekali kita berhenti di tepi sungai untuk istirahat, makan dan minum sekaligus menikmati pemandangan sekitar.

Perjalanan sungai yang kita lalui selama Rafting menghabiskan waktu sekitar dua jam untuk sampai di tempat peristirahatan terakhir. Sesampainya di tempat peristirahatan, ternyata tim Niagara sudah mempersiapkan air kelapa muda segar untuk kita. Nikmatnya istirahat sambil meneguk air kelapa muda yang baru dipetik dari pohonnya. Selama beristirahat, kitapun bercerita tentang momen-momen selama perjalanan di sungai. Sangat seru sekali mendengar cerita teman-teman yang boatnya terbalik dan kecebur di sungai. Sehabis istirahat, kita harus segera mandi dan mengganti pakaian kita. Ada cukup banyak kamar mandi yang tersedia bagi pria dan wanita sehingga antrian tidak cukup panjang. Kemudian kegiatan dilanjutkan dengan makan siang sampai pukul 13.00. Tepat pukul 13.00 kita semua harus mulai meninggalkan tempat untuk menuju lokasi awal Outbound dan parkiran bus.

Sesampainya di lokasi Outbound, ternyata dua buah bus sudah siap untuk mengantarkan kita pulang ke Wisma Hijau.  Waktunya pulang…. Saking capeknya dengan kegiatan Outbound dan Rafting seharian, banyak diantara kita yang tertidur pulas selama perjalanan pulang.

(Harusnya sih ada foto tertidur di bus, tapi maaf teman-teman, biarlah ini jadi konsumsi internal Ganesha Bianglala ya :D)

Sungguh pengalaman yang tak terlupakan….


Penulis: Aziza Restu Febrianto

Share this:
Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail